‎Pendidikan
Beranda / ‎Pendidikan / Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Area Kampus Unhas, Pihak Kampus Ajak Publik Peduli Kesehatan Mental

Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Area Kampus Unhas, Pihak Kampus Ajak Publik Peduli Kesehatan Mental

MAKASSAR — Seorang mahasiswi dilaporkan ditemukan meninggal dunia di area kampus Universitas Hasanuddin pada Minggu malam (18/5/2026).

Pihak kampus menyebut peristiwa tersebut masih dalam proses penelusuran lebih lanjut.Kepala Humas Unhas, Ishaq Rahman, menjelaskan bahwa sekitar pukul 20.00 WITA, dua petugas keamanan Pos 1 Fakultas Teknik bernama Ardiansyah dan Joni didatangi seorang mahasiswa yang meminta bantuan untuk memanggil ambulans.

“Mahasiswa tersebut menyampaikan bahwa ada temannya yang jatuh dari lantai satu. Saat itu juga sekuriti langsung menghubungi rekan mereka melalui radio yang sedang berada di sekitar ruang kelas dekat lokasi kejadian,” ujar Ishaq Rahman, Senin (19/5/2026).

Saat kejadian berlangsung, petugas keamanan diketahui tengah melakukan patroli rutin di area kampus.Sebelum peristiwa itu terjadi, korban disebut sempat mengirim pesan suara kepada temannya. Pesan tersebut kemudian diteruskan kepada orang tua korban yang selanjutnya datang ke kampus bersama sejumlah rekan korban untuk melakukan pencarian.

Namun, saat pihak keluarga mendatangi pos keamanan dan meminta akses untuk mencari ke dalam gedung, petugas sekuriti menginformasikan bahwa korban telah ditemukan dan sedang dibawa ke rumah sakit.

Kado Penghargaan Menyalakan Literasi Santri di Ponpes Al-Ikhlas Buton Tengah

“Orang tua dan teman korban kemudian menuju ke Rumah Sakit Yafika dan mendapati korban memang sudah meninggal dunia,” lanjutnya.

Pihak kampus menegaskan bahwa penyebab pasti kematian masih dalam proses penelusuran dan belum dapat disimpulkan.Selain itu, Humas Unhas juga mengimbau media agar memberitakan peristiwa tersebut secara bijak dan tidak mengedepankan unsur sensasional, mengingat kasus ini berkaitan dengan isu sensitif kesehatan mental di kalangan generasi muda.

“Peristiwa ini menjadi alarm bagi kita semua untuk lebih memperhatikan isu kesehatan mental di kalangan remaja. Unhas akan segera mengambil langkah-langkah mitigatif untuk merespons persoalan ini,” tutup Ishaq Rahman.

Kedutaan Besar Amerika Serikat Buka Pendaftaran Program Pertukaran FLEX Global bagi Pelajar Indonesia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *