Update Cepat
Beranda / Update Cepat / Deklarasi MASKOP, Prof Asdar: Koperasi Terbukti Mampu Sejahterakan Masyarakat

Deklarasi MASKOP, Prof Asdar: Koperasi Terbukti Mampu Sejahterakan Masyarakat

Makassar – Masyarakat Koperasi Sulawesi Selatan (MASKOP) resmi mendeklarasikan pembentukannya di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.Organisasi ini hadir sebagai wadah untuk mendorong pengembangan koperasi yang sehat, profesional, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Dewan Pendiri MASKOP, Prof. Dr. H. Muhammad Asdar, M.Si., S.E., mengatakan koperasi telah terbukti menjadi salah satu pilar perekonomian di berbagai negara maju, seperti Jerman, Australia, Prancis, Belgia, Jepang, hingga Amerika Serikat.

Menurutnya, koperasi yang dikelola secara benar, berlandaskan nilai gotong royong dan saling tolong-menolong sebagaimana diajarkan dalam sunnah Rasulullah, mampu meningkatkan kesejahteraan anggotanya.

“Hari ini masyarakat Sulawesi Selatan berinisiatif membangun koperasi dengan kemampuan sendiri. Tujuannya adalah memakmurkan dan mensejahterakan masyarakat melalui Masyarakat Koperasi Sulawesi Selatan atau MASKOP,” ujar Prof Asdar saat deklarasi di Cafe sehat Dembo jalan Topaz. Minggu (12/07/2026).

Ia menjelaskan, MASKOP didirikan oleh 33 orang pendiri yang berasal dari berbagai latar belakang. Ke depan, organisasi ini menargetkan pembentukan koperasi kebajikan di setiap kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.

APPS Dorong Dialog Kritis tentang Kebebasan Berpendapat dan Penegakan Hukum di Ruang Demokrasi

Sementara itu, Penyuluh Usaha Muh. Dahlan mengatakan deklarasi MASKOP merupakan langkah awal untuk membangun pemahaman masyarakat mengenai koperasi yang sesuai dengan prinsip-prinsip perkoperasian.

Menurut Dahlan, masih banyak praktik koperasi yang tidak dijalankan sebagaimana mestinya. Karena itu, MASKOP akan fokus memberikan edukasi, penyuluhan, serta pelatihan kepada masyarakat agar lebih memahami tata kelola koperasi yang benar.

“Banyak fakta di lapangan menunjukkan masih adanya penyalahgunaan koperasi. Karena itu, MASKOP hadir untuk meluruskan pemahaman masyarakat melalui pendidikan dan pelatihan, sehingga masyarakat semakin cerdas dalam memilih dan mengelola koperasi,” katanya.

Ia menambahkan, setelah deklarasi, MASKOP akan melanjutkan pembentukan koperasi di berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan. Kabupaten Wajo, Gowa, Luwu, Maros, dan Kota Makassar telah menyatakan dukungannya.

“Para pendiri dan penggerak MASKOP berasal dari beragam profesi, mulai dari dosen, penyuluh, pelaku UMKM, pebisnis, pedagang, hingga pelaku biro jasa,” lanjutnya.

Raup Rp 750 Juta Sebulan, BPOM Ungkap Pabrik Kosmetik Ilegal di Mojokerto

Keberagaman tersebut diharapkan menjadi kekuatan dalam membangun gerakan koperasi yang profesional, transparan, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sulawesi Selatan.

Laporan: Rudy.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *