MAKASSAR – Atlet SAAD Archery Academy, Kelto, berhasil meraih Juara 1 pada ajang Panahan Tradisional Mushaf Vol. 3 Tahun 2026. Prestasi tersebut menjadi perhatian karena diraih hanya sekitar tujuh bulan setelah ia mulai menekuni panahan secara serius.Keberhasilan itu tidak diraih secara instan.
Kelto mengaku selalu menjaga konsistensi latihan setiap hari, minimal 45 menit, untuk membangun teknik dan memori otot.Selain rutin berlatih, Kelto juga sengaja berpindah-pindah lokasi latihan.
Menurutnya, cara tersebut membantu meningkatkan kemampuan beradaptasi terhadap berbagai kondisi lapangan sekaligus memperkuat mental bertanding.“Setiap tempat memiliki suasana dan tantangan yang berbeda. Dari situ saya belajar banyak hal, termasuk dari teman-teman sesama archer,” ujarnya.
Tak hanya berlatih bersama komunitas, Kelto juga meluangkan waktu untuk berlatih secara mandiri. Ia memanfaatkan latihan pribadi untuk mengevaluasi teknik, memperbaiki kesalahan, dan mempersiapkan perlengkapan yang akan digunakan saat bertanding.Baginya, prestasi bukan hanya soal bakat, melainkan hasil dari proses yang dijalani secara disiplin dan berkelanjutan.
“Juara memang diumumkan di arena, tetapi sesungguhnya juara dibentuk jauh sebelum pertandingan dimulai,” tutup Kelto.

Komentar