Politik
Beranda / Politik / IAS Minta Kader Golkar Ubah Kepercayaan Publik Jadi Kerja Nyata

IAS Minta Kader Golkar Ubah Kepercayaan Publik Jadi Kerja Nyata

BARRU — Ketua DPD Partai Golkar Sulawesi Selatan terpilih, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), meminta seluruh kader Golkar yang mendapat kepercayaan politik untuk tidak sekadar mengejar kemenangan elektoral. Ia menekankan pentingnya kerja nyata dan keberpihakan kepada masyarakat setelah memperoleh amanah melalui proses politik.

Hal itu disampaikan IAS saat melakukan kunjungan ke Kabupaten Barru. Dalam kesempatan tersebut, ia menyoroti kekuatan politik Golkar di Barru Senin 10-Juli-2026 yang selama ini dinilai cukup solid.

Sejumlah momentum politik di daerah tersebut berhasil dimenangkan Partai Golkar. Bagi IAS, capaian itu semestinya tidak hanya dipandang sebagai keberhasilan dalam kontestasi, tetapi juga menjadi pijakan untuk meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, kemenangan dalam pemilu merupakan bentuk kepercayaan publik yang harus dibayar dengan kinerja. Karena itu, kader yang memperoleh amanah politik dituntut mampu menerjemahkan dukungan masyarakat ke dalam program, kebijakan, dan tindakan yang benar-benar memberikan manfaat.

“Kekuatan politik harus dibuktikan melalui karya.”IAS juga memberikan perhatian khusus kepada kader yang saat ini duduk di lembaga legislatif. Ia mengingatkan para anggota fraksi agar menjalankan fungsi representasi secara maksimal dengan menjadi penghubung antara aspirasi masyarakat dan kebijakan politik.

Tamsil Linrung: Dinamika Putusan MK Tak Boleh Ganggu Tugas Presiden

Ia menyebut anggota legislatif sebagai salah satu ujung tombak Partai Golkar. Mereka tidak cukup hanya hadir dalam momentum politik, tetapi harus aktif mendengar berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dan memperjuangkannya melalui kewenangan yang dimiliki.

“Jangan hanya hadir ketika menjelang pemilu. Hadirlah ketika masyarakat membutuhkan,” tegas IAS.

Ia menambahkan, keberadaan kader Golkar harus dapat dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Baik kader yang berada di pemerintahan maupun legislatif, kata IAS, harus mampu menunjukkan bahwa politik dapat digunakan sebagai sarana untuk menyelesaikan persoalan publik sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bagi IAS, kiprah kader di lapangan juga berkaitan langsung dengan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Partai Golkar. Semakin banyak karya yang dirasakan masyarakat, semakin kuat pula legitimasi politik partai di tengah publik.

“Kalau kita ingin masyarakat terus percaya kepada Golkar, maka masyarakat harus melihat karya kita,” ujarnya.

Busra Abdullah dan Sejumlah Pendiri PAN Usulkan PAW Kader di DPRD Gowa

IAS menegaskan, keberhasilan politik pada akhirnya tidak semata-mata diukur dari kemampuan memenangkan pemilu. Ukuran yang lebih penting adalah sejauh mana kepercayaan yang telah diberikan masyarakat dapat diwujudkan menjadi kerja nyata setelah kontestasi berakhir. (R)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *