‎Ekonomi & Bisnis Kesehatan Lifestyle
Beranda / Lifestyle / Kasyara Raih Sertifikasi CPKB, Reni Ardianti Putri Dorong Industri Kosmetik Makassar Naik Kelas

Kasyara Raih Sertifikasi CPKB, Reni Ardianti Putri Dorong Industri Kosmetik Makassar Naik Kelas

MAKASSAR —Kabar membanggakan datang dari industri kosmetika Kota Makassar. PT Kasyara Sula Maju yang dipimpin Reni Ardianti Putri terus memperkuat komitmennya terhadap produksi kosmetik yang aman, bermutu dan memenuhi standar.

Komitmen tersebut disosialisasikan melalui kegiatan yang digelar pada 26 Agustus 2026 di Ayam Goreng Sulawesi, Jalan Sulawesi, Makassar.

Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkenalkan kepada pelaku usaha, pemilik merek, serta pemerintah setempat bahwa Kasyara telah tersertifikasi 4 sediaan CPKB (Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik).

Acara tersebut menghadirkan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), brand owner, dan unsur pemerintah setempat. Sosialisasi juga menjadi ruang edukasi mengenai pentingnya legalitas dan standar produksi dalam industri kosmetika.

Reni Ardianti Putri menjelaskan, penerapan CPKB menjadi bagian penting bagi industri kosmetika, terutama perusahaan yang menerima jasa maklon. Sertifikasi tersebut diperlukan untuk memastikan proses produksi kosmetik dilakukan sesuai standar yang ditetapkan.

Pelindo Tolitoli Gandeng PDAM Ogomalane, Perkuat Layanan Air Bersih untuk Kapal dan Pelabuhan

Menurut Reni, keberadaan sertifikasi CPKB bukan hanya berkaitan dengan kelengkapan administrasi, tetapi juga menjadi bentuk komitmen industri dalam menjaga mutu, keamanan dan kualitas produk kosmetika yang diproduksi.

Dalam kegiatan tersebut, Reni Ardianti Putri bersama Ketua IWAPI menjadi pembicara. Keduanya memberikan pemahaman kepada peserta mengenai peluang industri kosmetika sekaligus pentingnya memenuhi standar dan ketentuan yang berlaku.

Sosok di Balik Kasyara

Reni Ardianti Putri, 36 tahun, merupakan CEO PT Kasyara Sula Maju. Ia juga dikenal sebagai bidan estetik, Sekretaris PERKOSMI serta pengurus IWAPI.Reni merupakan pemilik industri kosmetika Golongan A yang telah memiliki sejumlah standar dan sertifikasi, termasuk CPKB, halal dan ISO 9001.Perjalanan Reni membangun industri kosmetika juga mendapat perhatian publik. Sebelumnya, Reni pernah berbagi pengalaman mengenai perjalanan membangun pabrik kosmetika di Makassar.

PT Kasyara Sula Maju sendiri tercatat dalam dokumen Balai Besar POM di Makassar sebagai salah satu UMKM yang mendapatkan pendampingan penerapan CPKB dan tercatat telah melalui tahapan pendampingan hingga terbitnya NIE.

Semarak HUT ke-357 Sulsel, Pemkab Bone Ikut Kirab Swasembada Pangan, Stan Pasar Murah Diserbu Ribuan Warga

Dengan sertifikasi CPKB yang dimiliki, Kasyara diharapkan semakin mampu menjadi salah satu industri kosmetika lokal yang mendorong pelaku UMKM dan brand owner untuk menghasilkan produk yang aman, legal, berkualitas dan berdaya saing.

Bagi Reni, keberhasilan ini bukan sekadar pencapaian perusahaan, tetapi juga menjadi langkah untuk mengajak lebih banyak pelaku usaha memahami bahwa kosmetik berkualitas harus dimulai dari proses produksi yang baik dan sesuai standar.

Berawal dari Air Mata dan Doa

Di balik pencapaian tersebut, Reni mengaku perjalanan yang dilalui tidak selalu mudah. Ada perjuangan, kegagalan, kelelahan hingga doa yang terus dipanjatkan.Ia pun menuliskan harapan yang menjadi penguat langkahnya dalam membangun Kasyara.“Akan ku ukir prestasi positif, walau dimulai dari air mata dan doa. Akan ku ubah menjadi terbaik.”Reni menyadari bahwa manusia tidak luput dari kesalahan.

Baginya, sering salah dan sering gagal bukan alasan untuk berhenti melangkah.“Manusia tempatnya salah. Sering salah, sering gagal. Bisa sampai di titik ini bukan hal mudah, tapi Allah mempermudah.

Ribuan Warga Antre di Stan UMKM Bone, Berburu Sembako Bersubsidi di Sulsel Expo 2026

”Kalimat sederhana yang menjadi prinsip Reni dalam menjalani proses membangun usaha tersebut adalah “lelah boleh, nyerah jangan.

”Berharap Bisa Buka Lapangan KerjaLebih dari sekadar membangun perusahaan, Reni berharap perjalanan Kasyara ke depan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.Ia memanjatkan doa agar diberikan kesempatan untuk menciptakan lapangan pekerjaan dan membantu lebih banyak orang.

“Ya Allah, izinkanlah saya menciptakan lapangan kerja dan membantu banyak orang atas kehendak-Mu.”Bagi Reni, pencapaian sertifikasi CPKB bukanlah akhir dari perjalanan.

Justru menjadi langkah baru untuk terus meningkatkan kualitas, mengembangkan industri kosmetika lokal dan membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat.

Dengan semangat tersebut, Reni berharap Kasyara dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari kemajuan industri kosmetika di Indonesia, khususnya di Sulawesi Selatan.Lelah boleh, menyerah jangan.

Karena setiap proses yang dijalani dengan ikhtiar dan doa, diyakini akan menemukan jalan terbaik atas izin Allah SWT.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *