BONE – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Lilina, Kecamatan Ajangale, Kabupaten Bone, berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh antusiasme pada Kamis, 21 Mei 2026. Dari proses pemungutan dan penghitungan suara yang berjalan transparan, Ir. Andi Padawali Amier resmi ditetapkan sebagai pemenang dan terpilih menjadi Kepala Desa Lilina untuk periode selanjutnya.
Berdasarkan laporan resmi pelaksanaan kegiatan yang disampaikan pukul 13.53 WITA oleh pelapor Iskandar, kegiatan dimulai pukul 08.00 WITA dengan tahapan lengkap mulai dari pembukaan, pembacaan tata tertib, verifikasi peserta, penjelasan mekanisme, pemungutan suara, penghitungan, penetapan hasil, hingga penandatanganan berita acara. Dari total 177 warga yang tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap, sebanyak 171 orang hadir dan menggunakan hak suaranya, sementara 6 orang lainnya tidak hadir.
Hasil penghitungan suara menunjukkan keunggulan signifikan diraih calon nomor urut 2, Ir. Andi Padawali Amier, yang mengantongi 108 suara. Sementara itu, calon nomor urut 1 memperoleh 62 suara. Secara rinci, tercatat 170 suara sah dan 1 suara tidak sah, serta tidak ada catatan keberatan atau sengketa dari pihak mana pun selama proses berlangsung. Kemenangan sosok kelahiran Ningo, 25 Agustus 1970 ini pun disambut sukacita dan tepuk tangan dari ribuan warga yang memadati lokasi pemilihan.
Ir. Andi Padawali dikenal sebagai sosok yang memiliki latar belakang pendidikan yang baik. Ia menempuh pendidikan dasar di SDN 11 Watampone (tamat 1982), pendidikan menengah pertama di SMP 2 Watampone (tamat 1985), dan pendidikan menengah atas di SMA 1 Watampone (tamat 1988). Bekal pendidikan ini menjadi modal utama yang ia bawa untuk mengelola pemerintahan desa secara profesional dan terarah.
Di hadapan masyarakat yang hadir, Andi Padawali menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kepercayaan yang diberikan. Ia juga menegaskan pandangannya mengenai makna jabatan kepala desa, yang baginya bukanlah sekadar soal kekuasaan atau kedudukan, melainkan sebuah amanah suci untuk melayani rakyat sebaik-baiknya.
“Seorang kepala desa harus hadir di tengah masyarakat, turun langsung mendengarkan kebutuhan rakyat, bukan hanya duduk di kantor untuk menandatangani berkas,” tegasnya dengan tegas.
Ia menekankan bahwa peran utama kepala desa adalah sebagai pelayan masyarakat atau yang dikenal dalam ungkapan lokal sebagai suro-surona rayae. Oleh sebab itu, ia berkomitmen penuh untuk membangun komunikasi yang dekat, terbuka, dan tanpa jarak dengan seluruh warga Desa Lilina, agar setiap aspirasi, masukan, dan kebutuhan warga dapat dipahami dan ditindaklanjuti dengan tepat dan cepat.
Tidak hanya berbicara soal prinsip kepemimpinan, Andi Padawali juga menyampaikan janji dan komitmen kuatnya untuk membawa perubahan nyata dan perbaikan di berbagai bidang kehidupan warga. Ia berjanji akan menghadirkan tata kelola pemerintahan desa yang lebih baik melalui sistem pelayanan yang transparan, terbuka, dan sangat responsif terhadap apa yang menjadi kebutuhan riil masyarakat.
Dengan kemenangan ini, langkah awal telah terbuka lebar bagi Ir. Andi Padawali Amier untuk mewujudkan visi dan misinya, serta berjuang menjadikan Desa Lilina sebagai desa yang lebih maju, tertata, dan sejahtera di bawah kepemimpinannya yang berpihak pada rakyat.

Komentar