MAKASSAR – Yayasan Ranu Prima (YRP) terus memperluas program pembinaan dan pemberdayaan anak yatim dengan menargetkan 100 anak yatim berusia 10 hingga 16 tahun untuk mendapatkan jaminan pendidikan, kebutuhan hidup, serta pembinaan keterampilan dan keagamaan.
Ketua Dewan Pembina Yayasan Ranu Prima, Muhammad Ramli Rahim (MRR), mengatakan hingga saat ini puluhan anak yatim telah berhasil dijaring dan masuk dalam program yayasan. Namun, pihaknya masih terus mencari anak-anak yatim lainnya agar target 100 penerima manfaat dapat terpenuhi.
“Alhamdulillah, puluhan anak yatim sudah kami temukan. Saat ini kami masih terus mencari agar jumlah penerima manfaat mencapai 100 orang anak yatim usia 10 hingga 16 tahun yang akan kami dampingi dan bina untuk masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Melalui program tersebut, Yayasan Ranu Prima berkomitmen menanggung seluruh biaya pendidikan anak hingga lulus Sekolah Menengah Atas (SMA). Selain itu, kebutuhan makan dan minum, pakaian, serta tempat tinggal juga akan menjadi tanggung jawab yayasan.
Tidak hanya fokus pada pendidikan formal, yayasan juga berupaya membekali para anak yatim dengan kemampuan bahasa Inggris, bahasa Arab, dan berbagai keterampilan lainnya yang dapat menunjang kehidupan mereka di masa depan.
Di bidang keagamaan, para peserta program akan mendapatkan pembinaan intensif dengan harapan mampu menjadi penghafal Al-Qur’an hingga 30 juz.
MRR mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi dengan memberikan informasi apabila menemukan anak yatim yang memenuhi kriteria usia dan membutuhkan pendampingan.
“Kami mengharapkan dukungan masyarakat.
Jika bapak dan ibu mengetahui atau menemukan anak yatim usia 10 sampai 16 tahun yang membutuhkan bantuan dan pembinaan, silakan menghubungi kami,” katanya.
Masyarakat yang ingin memberikan informasi dapat menghubungi Yayasan Ranu Prima melalui nomor 0852-5655-7367.
Program ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam membantu anak-anak yatim memperoleh pendidikan yang layak, kehidupan yang lebih terjamin, serta bekal ilmu dan keterampilan untuk menyongsong masa depan yang lebih cerah.(rpi)

Komentar