Update Cepat
Beranda / Update Cepat / Hasriati dan Bau Intang Teridentifikasi, Pencarian Korban KM Nurul Salsa Terus Berlanjut

Hasriati dan Bau Intang Teridentifikasi, Pencarian Korban KM Nurul Salsa Terus Berlanjut

Makassar- Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulawesi Selatan kembali berhasil mengungkap identitas dua korban meninggal dunia dalam musibah tenggelamnya KM Nurul Salsa. Kedua jenazah tersebut merupakan korban yang ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pada hari ketujuh operasi pencarian, Senin (21/7), di perairan Kepulauan Selayar.

Dari hasil pemeriksaan dan identifikasi, kedua korban dipastikan bernama Hasriati (40) dan Bau Intang (50). Dengan bertambahnya dua identitas korban yang berhasil dipastikan, hingga saat ini tercatat sebanyak tiga korban meninggal dunia telah teridentifikasi.

Berdasarkan data manifest, KM Nurul Salsa mengangkut 76 orang saat mengalami kecelakaan. Dari jumlah tersebut, 58 orang berhasil diselamatkan, tiga korban telah teridentifikasi meninggal dunia, satu jenazah masih menunggu proses identifikasi, sementara 14 orang lainnya masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian.

Adapun tiga korban meninggal dunia yang telah dipastikan identitasnya masing-masing adalah Salmawati (34), Hasriati (40), dan Bau Intang (50). Sementara itu, satu jenazah lain masih berada dalam proses identifikasi oleh Tim DVI untuk memastikan identitas sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar, Andi Sultan, menjelaskan bahwa proses identifikasi merupakan tahapan penting dalam penanganan korban bencana agar setiap jenazah dapat dipastikan identitasnya secara akurat.

APPS Dorong Dialog Kritis tentang Kebebasan Berpendapat dan Penegakan Hukum di Ruang Demokrasi

“Hasil identifikasi Tim DVI hari ini telah memastikan identitas dua korban, yakni Hasriati dan Bau Intang. Dengan perkembangan tersebut, saat ini terdapat tiga korban yang telah berhasil diidentifikasi, sementara satu jenazah lainnya masih akan menjalani proses identifikasi. Adapun operasi pencarian terhadap korban yang masih belum ditemukan tetap kami lanjutkan secara maksimal,” ujar Sultan.

Ia menambahkan, Tim SAR Gabungan terus mengintensifkan upaya pencarian dengan mengerahkan seluruh unsur yang terlibat di lapangan. Area penyisiran kini difokuskan di sekitar Pulau Sabalana yang dinilai berpotensi menjadi lokasi ditemukannya korban.

“Kami akan terus berupaya semaksimal mungkin hingga seluruh korban dapat ditemukan. Dukungan masyarakat, khususnya para nelayan yang beraktivitas di sekitar wilayah pencarian, sangat membantu jalannya operasi. Kami mengimbau apabila terdapat informasi mengenai keberadaan korban maupun benda yang diduga berkaitan dengan KM Nurul Salsa agar segera disampaikan kepada Posko SAR Gabungan,” tambahnya.

Operasi pencarian akan terus dilaksanakan secara maksimal dengan mengutamakan keselamatan seluruh personel serta memperkuat koordinasi antarunsur yang terlibat. Basarnas berharap seluruh korban yang hingga kini masih belum ditemukan dapat segera diketahui keberadaannya, sehingga memberikan kepastian dan ketenangan bagi keluarga yang masih menanti kabar orang-orang tercinta.

(Rudy).

Raup Rp 750 Juta Sebulan, BPOM Ungkap Pabrik Kosmetik Ilegal di Mojokerto

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *