BONTO BUNGA — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) turut mengambil peran dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Bonto Bunga melalui program kerja individu bertajuk “Optimalisasi Sistem Pemasaran UMKM melalui Digital & Pengelolaan Keuangan Sederhana.
”Program tersebut menjadi bentuk pendampingan mahasiswa kepada pelaku UMKM untuk meningkatkan pemasaran produk sekaligus membantu mengelola keuangan usaha secara sederhana, praktis, dan mudah diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.Kegiatan diawali dengan observasi secara langsung terhadap kondisi dan kebutuhan pelaku UMKM.
Dari hasil pengamatan, mahasiswa menemukan bahwa potensi pemasaran produk masih dapat dikembangkan, khususnya melalui pemanfaatan teknologi digital.Sebagai langkah awal, mahasiswa membantu UMKM mengoptimalkan pemasaran melalui pembuatan katalog produk digital serta pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi.
Dengan cara tersebut, informasi mengenai produk diharapkan dapat menjangkau calon pelanggan yang lebih luas.Selain memperkuat sisi pemasaran, mahasiswa juga membantu menata sejumlah kegiatan usaha agar dapat berjalan lebih terarah dan efisien. Mulai dari penyusunan informasi produk hingga pencatatan aktivitas usaha dilakukan dengan menyesuaikan kondisi dan kemampuan pelaku UMKM.
Program tersebut juga memberikan perhatian khusus pada pengelolaan keuangan usaha. Mahasiswa memperkenalkan sistem pencatatan kas harian dan pencatatan penjualan menggunakan format sederhana.Pencatatan ini diharapkan dapat membantu pemilik UMKM mengetahui arus pemasukan dan pengeluaran secara lebih teratur.
Dengan demikian, pemilik usaha dapat lebih mudah memantau kondisi keuangan dan perkembangan usaha tanpa menambah beban dalam kegiatan operasional sehari-hari.Pemilik UMKM Dapur Mama Alif, Ibu Asrina, mengaku terbantu dengan adanya pendampingan yang diberikan mahasiswa KKN.
“Alhamdulillah, dengan adanya program ini saya merasa cukup terbantu. Sekarang ada katalog yang bisa dibagikan ke pelanggan, terus pencatatan keuangan juga lebih jelas. Semoga ke depannya produk kami bisa semakin dikenal dan penjualannya juga meningkat,” ujar Ibu Asrina.
Melalui program ini, mahasiswa berharap pelaku UMKM di Desa Bonto Bunga semakin mampu memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas jangkauan pemasaran dan meningkatkan peluang penjualan produk.Di sisi lain, penerapan pencatatan keuangan sederhana diharapkan dapat membantu pemilik usaha mengambil keputusan berdasarkan kondisi keuangan yang lebih terpantau dan terstruktur.
Program tersebut sekaligus menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam mendukung penguatan UMKM di Desa Bonto Bunga. Bagi mahasiswa, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan dengan melihat langsung kondisi usaha, mengidentifikasi kebutuhan, serta menyusun solusi yang sesuai dengan kondisi di lapangan.
Dengan kolaborasi antara mahasiswa dan pelaku UMKM, pemanfaatan teknologi digital dan pengelolaan keuangan sederhana diharapkan dapat menjadi langkah awal menuju usaha yang semakin tertata, dikenal lebih luas, dan mampu berkembang secara berkelanjutan.

Komentar