MAKASSAR — Tawuran antarmassa dipicu sengketa lahan terjadi di Jalan Ujung Bori, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Polisi turun tangan membubarkan massa dan mengamankan lokasi untuk mencegah bentrokan meluas.
Sebelumnya, massa sempat memblokade akses jalan di sekitar lokasi. Setelah dibubarkan polisi, arus lalu lintas kembali normal. Sekitar pukul 15.00 WITA, kendaraan dari kedua arah sudah dapat melintas seperti biasa.
Sejumlah personel kepolisian masih disiagakan di sekitar lokasi. Penjagaan dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya penyerangan atau bentrokan susulan.
Kapolsek Manggala Kompol Samuel To’longan mengatakan keributan tersebut diduga berkaitan dengan persoalan sengketa lahan.
“Informasi awal yang kami terima, ada massa dari luar yang mau masuk memasang papan bicara terkait sengketa lahan di lokasi,” kata Samuel kepada wartawan.
Menurut Samuel, situasi kemudian memanas hingga terjadi aksi saling serang antarmassa. Polisi yang tiba di lokasi langsung melakukan pembubaran dan mengamankan kawasan tersebut.
Dalam insiden itu, dua unit sepeda motor dilaporkan terbakar hingga hangus. Polisi juga mengamankan sejumlah barang yang diduga digunakan saat bentrokan, di antaranya bom molotov, petasan, dan busur panah.
Bentrokan tersebut menyebabkan empat orang mengalami luka-luka. Satu korban saat ini menjalani perawatan di Rumah Sakit Hermina, sedangkan tiga korban lainnya dirujuk ke Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo Makassar.

Komentar