MAKASSAR _Sebagai praktisi Literasi, Pendidikan dan Perbukuan, penulis diundang Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pangkep, pada Rabu Tgl 16 September 2026 berbicara tentang Literasi Informasi. Semula penulis memilih Judul” Dari Guru, Teori Big Bang dan Literasi Informasi” sesekali mengutip pernyataan tokoh pendidikan, Paulo Freire, tegas menyebutkan kalau Pendidikan sejati adalah membebaskan manusia dari penindasan.
Pernyataan Paulo memantik penulis kalau Literasi Informasi sesungguhnya adalah alat Emansipasi Pemikiran. Diksi tentang Emansipasi Pemikiran acapkali disampaikan tokoh Emasnipasi pemikiran Cina Deng Xiao Ping bagaimana memakmurkan Cina dengan memajukan melalui kemajuan Pemikiran.
Dari pernyataan tersebut, sesungguhnya menegaskan kalau Literasi Informasi betapa pentingnya bagi guru-guru. Sebab guru sebagai Kompas Kebenaran tak sekadar hanya memiliki kemampuan mengakses pengetahuan dan teknologi melalui Internet, melainkan guru haruslah memahami kalau saat ini, pertama, telah terjadi pergeseran migrasi peran guru sebagai sumber pengetahuan menjadi Kurator Kebenaran.
Perspektif guru sebagai Kurator Kebenaran hanya berlaku pada zaman dahulu, namun di zaman Era Digital sumber pijakan ilmu pengetahuan bukan hanya semata guru saja, melainkan Internet dan fitur-fitur digital yang telah ukut serta memperkaya anak-anak didik kita.
Karena itu, dibutuhkan guru-guru yang melek literasi informasi, cakap mengakses dan memanfaatkan teknologi informasi dan mampu membedakan mana informasi hoaks dan mana fakta.
Kedua, kemerdekaan berpikir atau emansipasi berpikir telah menjadi tonggak sejarah peradaban. Peradaban hanya bisa maju jika kebudayaan membaca dan menulis serta kemampuan literasi informasi menjadi alas utama dan dimanfaaatkan dengan baik.
Ketiga, keteladanan intelektual. Guru-guru harus mampu memahat karakter Etika dan Kritis kepada siswanya. Kuncinya, dbutuhkan guru-guru yang kaya informasi dan memiliiki keterampilan literasi informasi yang mumpuni.
Nah, di era Ledakan Informasi atau Bajir Informasi saat ini, penulis mengemukakan kembali Teori Big Bang yang memberikan pemahaman mendalam tentang asal usul perkembangan alam semesta kita. Teori ini adalah teori Fisika Moderen yang pertmakali dikemukakan salah seoranga astronot Edwin Hubble yang melakukan pengamatan dan mengubah pandangan kita tentang alam. Edwin Hubble menemukan galaksi-galaksi di alam semesta sedang menjauh satu sama lain. Intinya, Hubble tegas kalau alam semesta mengalami ekspansi. Dan, alam semesta berasal dari ledakan besar yang terjadi pada 13,8 miliar tahun lalu.
Pertanyaannya, apa hubungan teori Big Bang dengan Literasi Informasi?
Hemat penulis, teori Big Bang menjelaskan alam semesta bermula dari satu titik singuralitas padat terus mengambang melahirkan miliaran galaksi. Dalam perspekstif Literasi Informasi disebut “ Ledakan Informasi atau Information Explosion ditandai dengan banjirnya internet dan teknologi digital memicu” Ledakan” data yang terus berkembang setiap detik.
Literasi Informasi adalah kemampuan individu untuk memetakan, menyaring dan menavigasi “ alam semesta” digital yang meluas agar tidak tersesat dalam kekacauan (information overload).
Literasi dalam pengertian Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2017 tentang Perbukuan menyebutkan pada pasal 1 ayat 4 bahwa kemampuan memaknai informasi secara kritis agar dapat mengakses pengetahuan dan teknologi sebagai upaya meningkatkan kualitas hidupnya.
Syahdan, Literasi Informasi sangatlah penting bagi guru-guru Selain menjadi pedoman dan menavigasi agar tidak salah jalan dalam mendidik siswa-siswinya, juga Literasi Informasi memberi arah dan kompas sekaligus pedoman bahwa infromasi menjadi kebutuhan pokok, maka diperlukan keterampilan memanfaatkan dan menggunakannya.
Pada akhirnya, literasi Informasi telah menjadi kebutuhan primer terutama bagi guru-guru sebagai Katalisator, Promotor, Animator dan Adminstrator di tengah Ledakan Informasi.
Alvin Toffler berkata, orang buta huruf di abad ke-21 bukanlah mereka yang tidak membaca dan menulis, tetapi mereka yang tidak belajar dan melupakan apa yang telah dipelajari kembali…

Komentar