‎Pendidikan Daerah
Beranda / Daerah / Kado Penghargaan Menyalakan Literasi Santri di Ponpes Al-Ikhlas Buton Tengah

Kado Penghargaan Menyalakan Literasi Santri di Ponpes Al-Ikhlas Buton Tengah

BUTON_Peringatan Hari Santri Nasional, Kamis 22 Oktober 2026 HUT di Pondok Pesantren Al-Ikhlas, Pasarwajo, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara berlangsung dengan nuansa berbeda. Selain posisi Ponpesnya berada di atas bukit Buton Tengah Sulawesi Tenggara, dari atas bukit Ponpes Al-Ikhlas bisa menikmati view keindahaian alam Sulawesi Tenggara antara Buton, Wanci, Bau-Bau dan Buton Tengah.

Setahun yang lalu, Tgl 17 Agustus 2025 Tokoh Literasi Nasional Bachtiar Adnan Kusuma menjadi penyaksi langsung betapa indahnya posisi Ponpes Al-Ikhlas yang dirintis Prof.Dr.K.H.Nasaruddin Umar, M.A. Menteri Agama.

Di upacara bendera, momentum kemerdekaan juga dirayakan dengan kehadiran Bachtiar Adnan Kusuma dalam sesi literasi bertajuk “Membaca Berdaya, Menulis Mengukir Sejarah” atas undangan personal Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara, H.Mansur, S.Pd.M.A. yang juga Wakil Ketua Yayasan Ponpes Al-Ikhlas Pasar Wajo, Kab.Buton.

Bachtiar Adnan Kusuma, menilai Ponpes Al-Ikhlas adalah Ponpes percontohan Literasi Santri berbasis dari Diksi ke Aksi.

Dalam kesempatan itu, Bachtiar Adnan Kusuma menyampaikan ceramah literasi di hadapan 125 santri dan puluhan tenaga pengajar. Ia menekankan pentingnya menumbuhkan budaya membaca dan menulis di kalangan santri.

Pelindo Tolitoli Gandeng PDAM Ogomalane, Perkuat Layanan Air Bersih untuk Kapal dan Pelabuhan

“Kita membutuhkan santri yang menguasai ilmu agama, namun juga memiliki kemampuan membaca dan menulis. Contohnya Prof. K.H. Nasaruddin Umar, seorang ulama sekaligus penulis yang karyanya mendunia,” ujar BAK, penerima penghargaan tertinggi Nugra Jasadarma Pustaloka (NJDP) dari Perpustakaan Nasional RI.

BAK menempuh perjalanan sekitar 100 km dari Bandara Bau-Bau menuju Kabupaten Buton, daerah penghasil aspal terbesar di Indonesia, sebelum akhirnya tiba di Ponpes Al-Ikhlas. Kehadirannya menjadi bagian dari rangkaian perjalanan literasi yang dimulai dari Kelurahan Tolandona, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah.

Sebagai penutup, BAK menggagas lahirnya Duta Baca Santri Ponpes Al-Ikhlas Buton, yang langsung ditetapkan oleh pimpinan pesantren. Gelar perdana ini diberikan kepada Altaf, salah seorang santri Ponpes Al-Ikhlas, sebagai simbol lahirnya generasi santri literat dari Sulawesi Tenggara.

Perayaan Hari Santri Nasional di Ponpes Al-Ikhlas ini tidak hanya menjadi momentum kebangsaan, tetapi juga penguatan tradisi literasi santri yang diharapkan melahirkan ulama-ulama kosmopolit sekaligus penulis yang menginspirasi bangsa. Bukti nyata, guru-guru dan santri yang mengikuti Ceramah Inspiratif Mentor Nasional Bachtiar Adnan Kusuma, melahirkan buku berjudul” Jangan Mati Sebelum Menulis, Antologi Guru dan Santri Ponpes Al-Ikhlas Buton”.
Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara, H.Mansur, S.Pd.M.A. menganugerahkan penggargaan di Hari Santri Tgl 22 Oktober 2026 kepada Bachtiar Adnan Kusuma sebagai pelopor Gerakan Santri Menulis Provinsi Sulawesi Tenggara.

Kedutaan Besar Amerika Serikat Buka Pendaftaran Program Pertukaran FLEX Global bagi Pelajar Indonesia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *