MAKASSAR – Ungkapan duka cita mendalam disampaikan oleh Prof. Dr. Ir. H. Zakir Sabara H. Wata, ST., MT., ASEAN Eng., APEC Eng., Wakil Rektor II Universitas Muslim Indonesia, atas berpulangnya salah satu alumni terbaik, Abdul Haris Djamil, ST.Melalui akun media sosial Facebook pribadinya, Prof. Zakir Sabara mengawali pesannya dengan ucapan Innalillahi Wainnailaihi Raji’un, seraya menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas kepergian almarhum.“Turut berduka cita sedalam-dalamnya atas berpulangnya saudara, sahabat, dan teman seperjuangan kita di Komunitas Anak Merdeka UPPM UMI, Abdul Haris Djamil, ST,” tulisnya.
Almarhum Abdul Haris Djamil diketahui merupakan alumni Teknik Elektro UMI serta suami dari Dr. Hapsawati Taan, ST., MM, yang juga merupakan alumni Teknik Industri dan pernah menjabat sebagai Ketua HMTI FTI UMI. Saat ini, Hapsawati Taan berprofesi sebagai dosen di Universitas Negeri Gorontalo.
Dalam ungkapan duka tersebut, Prof. Zakir Sabara mengenang almarhum sebagai sosok sahabat sekaligus saudara seperjuangan dalam dinamika aktivisme tahun 1998. Ia menyebut, almarhum bukan sekadar rekan, tetapi bagian dari perjalanan panjang penuh idealisme, keberanian, dan mimpi tentang perubahan.“Banyak kenangan yang kini bergetar di ingatan; diskusi panjang penuh semangat, tawa di tengah tekanan, dan kebersamaan yang lahir dari perjuangan,” ungkapnya.
Ia juga menilai almarhum sebagai pribadi yang tulus, setia terhadap kawan, serta teguh dalam memegang nilai-nilai kebenaran.Kepergian Abdul Haris Djamil yang begitu cepat meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi rekan-rekan seperjuangan yang pernah bersama dalam masa aktivisme.
Di akhir pernyataannya, Prof. Zakir Sabara mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta seluruh amal ibadahnya diterima dan segala khilaf diampuni.Ia juga menyampaikan doa dan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan, khususnya kepada sang istri dan keluarga besar, agar diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi duka yang mendalam ini.

Komentar