Hukum & Kriminal
Beranda / Hukum & Kriminal / Dini Hari Mencekam! Puluhan Geng Motor Bersenjata Samurai & Busur Serbu Warung di Maros, Pemilik Nyaris Jadi Korban

Dini Hari Mencekam! Puluhan Geng Motor Bersenjata Samurai & Busur Serbu Warung di Maros, Pemilik Nyaris Jadi Korban

MAROS – Suasana tenang warga di Kecamatan Lau, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, mendadak berubah mencekam setelah sekelompok geng motor melakukan aksi brutal pada Senin dini hari.

Diduga tengah mencari lawan, puluhan pelaku menyerang sebuah warung makan di Jalan Poros Lingkungan Barandasi dengan membawa senjata tajam berupa samurai dan busur panah. Aksi nekat tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) dan kini menjadi bukti penting bagi pihak kepolisian.

Dalam rekaman CCTV, para pelaku terlihat datang secara berkonvoi menggunakan sepeda motor. Tanpa peringatan, mereka langsung menyerang area warung, membuat warga sekitar panik dan ketakutan.
Pemilik warung, Ferry Ardiansyah, mengaku syok saat melihat gerombolan bersenjata itu tiba-tiba datang. Demi menyelamatkan diri, ia langsung menutup pintu warungnya.

“Tiba-tiba dari bawah lari naik bawa samurai, saya langsung tutup pintu karena takut. Mereka kira ada musuh di sini, padahal tidak ada masalah,” ujar Ferry.

Beruntung, dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa. Namun, aksi brutal itu meninggalkan trauma dan keresahan bagi warga sekitar.

Remaja 13 Tahun Jadi Pelaku Pembusuran, Polisi Tangkap Kilat di Makassar

Kapolsek Lau, AKP Syamsir, mengungkapkan bahwa peristiwa terjadi sekitar pukul 02.00 WITA. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, para pelaku diduga berasal dari Kota Makassar dan sebelumnya melakukan konvoi dari arah Kabupaten Pangkep menuju Maros.

“Motifnya masih kami dalami karena sebelumnya tidak ada permasalahan di lokasi. Pelaku diduga hanya mencari lawan,” jelasnya.
Polisi yang menerima laporan langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memintai keterangan saksi, serta mengamankan rekaman CCTV sebagai barang bukti.

Hingga saat ini, aparat kepolisian masih terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku serta meningkatkan patroli di wilayah tersebut guna mencegah kejadian serupa terulang.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *