MAKASSAR — Kabar duka datang dari Tanah Suci. Salah seorang jamaah haji asal Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, dilaporkan meninggal dunia setelah dua hari tiba di Madinah, Arab Saudi.
Jamaah tersebut diketahui bernama Nursidah Sinrang Sijarra (59), yang tergabung dalam Kloter 5 Embarkasi Makassar. Almarhumah meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Berdasarkan informasi petugas, almarhumah dirawat di Rumah Sakit King Fahd, Madinah, dan dinyatakan wafat pada Minggu, 26 April 2026 pukul 16.40 waktu Arab Saudi. Penyebab kematian disebut akibat septic shock yang diduga dipicu oleh kelelahan serta adanya penyakit penyerta.
Proses pemakaman dilakukan di pemakaman Jannatul Baqi, Madinah. Sebelum dimakamkan, jenazah almarhumah disalatkan di Masjid Nabawi bersama ratusan jamaah lainnya.
Almarhumah merupakan warga Kelurahan Manggarupi, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa. Ia berangkat ke Tanah Suci pada 24 April 2026 melalui Bandara Sultan Hasanuddin Makassar bersama 393 jamaah dan petugas haji menuju Madinah.
Sekretaris PPIH Embarkasi Makassar, Asa Afiif, menyampaikan duka mendalam atas wafatnya jamaah tersebut.
“Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya salah seorang jamaah haji Embarkasi Makassar asal Kabupaten Gowa yang tergabung dalam Kloter UPG 5. Berdasarkan informasi yang kami terima, almarhumah wafat akibat septic shock yang diduga dipicu kelelahan serta adanya penyakit penyerta,” ujarnya.
a menambahkan, sebelum wafat, almarhumah sempat beberapa kali menjalani perawatan medis.
“Jamaah sempat bolak-balik dari hotel ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Awalnya dalam kondisi sehat, namun kemudian mengalami penurunan kesehatan hingga akhirnya dinyatakan wafat oleh tim medis di Rumah Sakit King Fahd Madinah,” tambahnya.
Hingga saat ini, jumlah jamaah haji Embarkasi Makassar yang telah diberangkatkan ke Tanah Suci mencapai delapan kloter dengan total 3.138 jamaah dan petugas.
Asa juga mengimbau seluruh jamaah untuk menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan ibadah haji.
“Kami mengimbau jamaah agar tidak memaksakan diri dalam beribadah, terutama di awal kedatangan. Faktor kelelahan sangat berpengaruh terhadap kondisi fisik. Jaga kesehatan agar seluruh rangkaian ibadah dapat dijalani dengan baik dan kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat,” pungkasnya.

Komentar