Hukum & Kriminal
Beranda / Hukum & Kriminal / Respons Aduan Warga, Polsek Rappocini Amankan 14 Remaja dan Sejumlah Senjata Tajam

Respons Aduan Warga, Polsek Rappocini Amankan 14 Remaja dan Sejumlah Senjata Tajam

Makassar– Personel Unit Opsnal Reskrim Polsek Rappocini, Polrestabes Makassar, mengamankan 14 laki-laki yang diduga terlibat dalam keributan di Jalan Mon Emysaelan, Kelurahan Tidung, Kecamatan Rappocini, Makassar. Penindakan tersebut dilakukan pada Sabtu (17/10/2026) sekitar pukul 03.27 Wita setelah polisi menerima laporan dari masyarakat.

Dalam penindakan itu, polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa anak panah busur, ketapel, senjata tajam jenis badik dan parang, serta satu petasan.
Barang-barang tersebut diamankan untuk kepentingan penyelidikan terkait keributan yang terjadi di lokasi.

Kanit Reskrim Polsek Rappocini, IPTU Muh. Ali Djaras, SH, MH, mengatakan penanganan berawal dari laporan warga mengenai keributan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Rappocini KOMPOL Ismail, SE, MM, memerintahkan personel untuk segera menuju lokasi. Unit Opsnal Reskrim yang dipimpin Panit 1 Opsnal IPDA Suprianto, S.Sos., kemudian melakukan penanganan dan penyisiran di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

“Setibanya di lokasi, sekelompok pemuda yang berada di tempat kejadian berhamburan dan berusaha melarikan diri. Personel kemudian melakukan penyisiran hingga mengamankan 14 orang laki-laki yang diduga terlibat dalam keributan tersebut,” ujar Muh. Ali Djaras.

APPS Dorong Dialog Kritis tentang Kebebasan Berpendapat dan Penegakan Hukum di Ruang Demokrasi

Polisi selanjutnya melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah orang yang diamankan serta mengumpulkan barang bukti di lokasi. Dari hasil pemeriksaan awal, keributan itu diduga bermula ketika sekelompok pemuda sedang berkumpul di sebuah rumah sambil mengonsumsi minuman keras.

Berdasarkan keterangan salah seorang yang diperiksa, sekelompok pengendara sepeda motor yang diduga merupakan anggota geng motor melintas dan melakukan penyerangan menggunakan busur serta benda yang disebut sebagai peluru airsoft gun. Salah seorang pemuda mengaku terkena peluru tersebut pada tangan kirinya.

Kelompok pemuda yang berada di lokasi kemudian melakukan perlawanan menggunakan senjata tajam. Namun, kelompok pengendara sepeda motor yang diduga melakukan penyerangan itu akhirnya melarikan diri.

Dalam pemeriksaan, salah seorang pemuda mengakui badik dan parang yang ditemukan merupakan miliknya.
Sementara itu, sejumlah keterangan lain masih didalami penyidik untuk memastikan kronologi kejadian, peran masing-masing pihak, serta keterkaitan barang bukti dengan keributan tersebut.

Adapun barang bukti yang diamankan meliputi anak panah busur, ketapel, sebilah badik, satu parang, dan satu petasan. Polisi masih mendalami keterangan para pihak untuk mengungkap secara utuh peristiwa yang terjadi.

Bobol WhatsApp Lewat File APK, Pelaku Tipu Korban Rp 50 Juta di Sulsel

Kapolsek Rappocini KOMPOL Ismail menegaskan pihaknya akan merespons setiap laporan masyarakat secara cepat dan profesional guna mencegah gangguan keamanan di wilayah hukumnya. Dia juga mengingatkan para remaja agar tidak terlibat dalam aksi keributan, aktivitas geng motor, maupun membawa senjata tajam yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain.

“Kami mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan anak-anaknya. Peran keluarga sangat penting untuk mencegah remaja terlibat dalam aktivitas yang berpotensi melanggar hukum,” tegasnya.

Kapolsek juga mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan setiap keributan atau aktivitas mencurigakan kepada kepolisian melalui Bhabinkamtibmas maupun layanan Call Center 110.

Menurutnya, sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kota Makassar.

(Rudy).

Dandim 1409/Gowa Hadiri Safari Subuh di Bontomarannu, Perkuat Sinergitas dan Kamtibmas

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *